Optimalisasi Investasi Saham dengan Fitur Clustering dan Screener di BullishPick
nadinugraha
5 Mei 2025
Kadang kita sebagai investor merasa kewalahan dengan banyaknya data keuangan, laporan, dan informasi pasar yang tersedia. Seringkali kita kesulitan menemukan saham yang sesuai dengan strategi investasi karena harus menganalisis ratusan emiten secara manual. Ada dua permasalahan yang biasanya sering kita hadapi:
- Bagaimana menyaring saham berdasarkan kriteria kinerja spesifik.
- Bagaimana mengelompokkan saham dengan karakteristik kinerja yang untuk tujuan perbandingan dan analisis.
Untuk lebih jelasnya, kita baca contoh kasus sebagai berikut:
Misalnya, ada dua investor dengan pendekatan strategi investasi yang berbeda:
- Investor A (Rina): Ingin mencari saham yang memiliki kinerja fundamental kuat. Rina membutuhkan cara untuk memfilter saham berdasarkan rasio keuangan seperti PE, PBV, dan ROE agar bisa menemukan perusahaan dengan nilai intrinsik tinggi.
- Investor B (Budi): Mengincar saham dengan potensi pertumbuhan tinggi namun data yang ada sangat berlimpah. Budi kesulitan untuk mengelompokkan emiten sehingga sulit melakukan perbandingan atau mencari alternatif perusahaan yang memiliki karakteristik kinerja serupa.
Rina membutuhkan apa yang kita sebut sebagai Screener Emiten. Screener Emiten memungkinkan investor untuk mencari saham berdasarkan kriteria spesifik sesuai apa yang akan dicari misal mencari saham yang ROE>15% dengan nilai PE<=10. Untuk lebih memudahkan, Rina bisa melakukan screening dengan metode screening yang biasa dilakukan investor terkemuka seperti Benjamin Graham, Peter Lynch, atau Warren Buffett dengan mengatur parameter kriteria screening. Misal Peter Lynch biasanya mencari saham-saham dengan nilai PEG<1 atau Warren Buffett yang mencari saham dengan nilai DER di bawah 80%-100%. Dengan memanfaatkan screener emiten, Rina bisa mendapatkan daftar saham yang sudah memenuhi kriteria yang dicari sehingga mempercepat proses analisis awal.
Sedangkan Budi membutuhkan apa yang disebut sebagai Clustering Emiten. Clustering Emiten berfungsi untuk mengelompokkan saham ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan karakteristik kinerja yang serupa. Misal kelompok saham 1 hanya berisi saham-saham milik emiten yang memiliki ROE>15% dengan PE<=10, sedangkan kelompok saham 2 hanya berisi saham-saham emiten dengan market cap>1T. Dengan mengatur jumlah cluster (kelompok) dan kriteria kinerja, investor seperti Budi dapat melihat kelompok saham yang homogen sehingga pada akhirnya bisa membantu Budi membandingkan emiten dalam kelompok yang sama dan fokus mendalami analisis pada grup yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.
FITUR SCREENER DAN CLUSTERING EMITEN BULLISHPICK
Fitur Screener dan Clustering Emiten tersedia di aplikasi BullishPick dimana bisa membantu investor untuk skenario seperti contoh kasus Rina dan Budi di atas.
SCREENER EMITEN
Dengan screener, investor bisa mencari saham-saham yang sesuai dengan kriteria tertentu—mulai dari ROE, PE ratio, PBV, sampai profit margin dengan nilai tertentu. Kita tinggal atur filternya, dan screener akan memberi daftar saham yang sesuai dengan pencarian kita.
Tersedia berbagai macam preset screener yang bisa langsung digunakan sesuai strategi investasi kita. Dan berikut contoh daftar saham hasil proses Screener di BullishPick:
CLUSTERING EMITEN
Dengan fitur ini, kita bisa mengelompokkan emiten berdasarkan kemiripan beberapa kriteria kinerja sekaligus, seperti ROE, PE, PBV, DER, dan lainnya. Caranya gampang: kita tinggal tentukan kriteria kinerja yang mau dianalisis, jumlah cluster yang diinginkan, dan emiten-emiten yang mau dikelompokkan.
Untuk lebih jelasnya, lihat contoh sebagai berikut:
Pada gambar di atas, kita ingin mengelompokkan ADRO, ADMR, ABMM, AMMN, BUMI, BRMS, INDY, ITMG, dan BYAN ke dalam 4 kelompok dengan 6 metrik kriteria kinerja yaitu berdasarkan kemiripan ROE, ROA, DER, PE, PBV, dan nilai Market Cap. Setelah kita isi parameter-parameter yang dibutuhkan, maka kita klik tombol CARI untuk memulai proses Clustering dan hasilnya adalah sebagai berikut:
Dari hasil proses Clustering terlihat ada 4 kelompok cluster dimana masing-masing kelompok akan diisi oleh emiten-emiten dengan kemiripan ROE, ROA, DER, PE, PBV, dan Market Cap. Dalam hal ini cluster pertama diisi oleh AMMN, cluster kedua diisi oleh ABMM, INDY, dan ITMG, cluster ketiga diisi oleh BYAN, sedangkan ADMR, ADRO, BRMS, dan BUMI menempati cluster keempat.
KESIMPULAN
Fitur screener emiten dan clustering emiten sangat membantu investor terutama untuk hal-hal berikut:
1. Cari Saham Alternatif Lebih Mudah:
Dengan melihat emiten yang ada dalam satu cluster, kita bisa menemukan saham alternatif yang kinerjanya mirip, tapi mungkin harganya masih undervalued.
2. Analisis Lebih Terarah:
Membantu investor fokus analisis pada kelompok saham yang punya pola kinerja spesifik sesuai strategi investasi.
3. Diversifikasi Investasi:
Dengan mengetahui pengelompokan saham, investor bisa membuat portfolio yang lebih terdiversifikasi.
4. Mengurangi Risiko:
Dengan memahami pola kinerja emiten bisa membantu investor menghindari saham-saham dengan risiko tersembunyi.
Fitur Screener tersedia gratis untuk semua user tanpa batasan. Sedangkan fitur Clustering Emiten tersedia gratis untuk dicoba selama 30 hari dan selanjutnya teman-teman bisa memutuskan apakah fitur Clustering ini sesuai dengan kebutuhan investasi dengan berlangganan PAKET PRO.
Selamat berinvestasi...
BULLISHPICK -- Smarter Picks, Bullish Growth --