DOOH: Rights Issue 154,78 Miliar Saham - Potensi Dilusi hingga 95,24%
nadinugraha
5 Okt 2026
📌 Ringkasan:
Era Media Sejahtera (DOOH) mengumumkan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu hingga 154,78 miliar saham baru bernominal Rp10 per saham. Aksi korporasi ini berpotensi mendilusi kepemilikan pemegang saham lama hingga 95,24% apabila tidak melaksanakan haknya, menjadikannya salah satu rights issue dengan rasio dilusi terbesar yang diumumkan tahun ini.
Dana hasil rights issue direncanakan untuk pelunasan utang perseroan serta ekspansi ke ekosistem kecerdasan buatan. Sebelum pengumuman ini, saham DOOH diperdagangkan di kisaran Rp346 per saham dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp2,69 triliun.
📊 Sentimen: NEGATIF
Skala dilusi yang mencapai 95,24% jauh melampaui potensi manfaat rencana ekspansi, sehingga secara struktural merugikan pemegang saham lama yang tidak menyetor tambahan modal. Kebutuhan pelunasan utang juga menandakan tekanan pada neraca, sementara manfaat ekspansi ekosistem kecerdasan buatan masih terlalu dini untuk dinilai.
✅ Highlights:
• Rencana rights issue hingga 154,78 miliar saham baru bernominal Rp10.
• Potensi dilusi maksimal bagi pemegang saham lama hingga 95,24%.
• Dana dialokasikan untuk pelunasan utang dan ekspansi ekosistem kecerdasan buatan.
• Harga saham terakhir sekitar Rp346 dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp2,69 triliun.
⚠️ Risiko:
• Dilusi ekstrem berpotensi menurunkan porsi kepemilikan dan laba per saham.
• Harga pelaksanaan dan rasio final belum sepenuhnya pasti.
• Fokus pelunasan utang mengindikasikan tekanan likuiditas yang belum tuntas.
• Rencana ekspansi kecerdasan buatan belum terbukti secara komersial.
• Volatilitas harga berpotensi tinggi selama periode perdagangan HMETD.
📰 Sumber: Bisnis.com, 2 Oktober 2026, DOOH Bakal Rights Issue 154,77 Miliar Saham, Dilusi 95,24%; Bloomberg Technoz, 2 Oktober 2026, DOOH Rancang Rights Issue Jumbo, Dilusi Sampai 95%; Pluang, 2 Oktober 2026, DOOH Rights Issue dan Akuisisi INET.