FORU: Rights Issue Rp27,10 Triliun Buka Jalan ke Bisnis Batu Bara
nadinugraha
21 Sep 2026
📌 Ringkasan:
Fortune Indonesia Tbk. (FORU) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk rights issue maksimal Rp27,10 triliun. Aksi ini menandai pergeseran strategis menuju bisnis pertambangan batu bara melalui rencana akuisisi 49% saham PT Borneo Prima.
Dana sekitar Rp20,81 triliun diarahkan untuk akuisisi, sedangkan sisa dana akan digunakan sebagai pinjaman modal kerja operasional tambang. Besarnya aksi korporasi membuat potensi transformasi bisnis menarik, tetapi konsekuensi dilusi bagi pemegang saham lama juga sangat material.
📊 Sentimen: POSITIF SPEKULATIF
Sentimen positif berasal dari peluang masuk ke aset batu bara dan perubahan skala bisnis, namun tesisnya masih bergantung pada penyelesaian aksi korporasi, kemampuan integrasi, serta realisasi kinerja aset yang diakuisisi.
✅ Highlights:
• Persetujuan rights issue maksimal Rp27,10 triliun.
• Dana sekitar Rp20,81 triliun dialokasikan untuk membeli 49% PT Borneo Prima.
• Maksimal 215,096 miliar saham baru diterbitkan dengan harga pelaksanaan Rp126 per saham.
• Transaksi berpotensi mengubah profil bisnis FORU secara signifikan.
⚠️ Risiko:
• Dilusi pemegang saham lama dapat mencapai sekitar 99,78% bila hak tidak digunakan.
• Akuisisi dan penggunaan dana masih bergantung pada penyelesaian tahapan aksi korporasi.
• Risiko harga batu bara, operasional tambang, dan integrasi bisnis dapat menekan hasil investasi.
• Struktur transaksi berskala besar meningkatkan kebutuhan modal dan eksekusi.
📰 Sumber: Bisnis Indonesia, 14 September 2026, “Masuk Bisnis Tambang, Fortune (FORU) Dapat Restu Rights Issue Rp27,10 Triliun”; CNBC Indonesia, 14 September 2026, “Emiten RI Ini Mau Rights Issue Jumbo, Cari Duit Rp27,10 Triliun”.