AADI: Akumulasi Asing Konsisten dan Thematic Komoditas Menjaga Saham Ini Tetap Diburu

nadinugraha

nadinugraha

26 Mar 2026

AADI

📌 Ringkasan:

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) terus masuk radar investor asing selama Maret 2026. Beberapa laporan media finansial mencatat AADI sebagai salah satu saham dengan net buy asing terbesar, estimasi akumulasi Rp160–320 miliar pada beberapa sesi. AADI kerap disebut bersama ADRO dan ITMG sebagai pilihan utama institusi asing yang kembali masuk ke sektor energi Indonesia.

Ketegangan geopolitik dan dinamika harga energi global membuat sektor batubara thermal kembali relevan sebagai aset taktis.

📊 Sentimen: POSITIF TAKTIS

Foreign accumulation yang konsisten memberikan dukungan teknikal nyata. Namun ini lebih positif taktis — didorong rotasi dan tematik jangka pendek — daripada re-rating fundamental jangka panjang. Momentum bisa bergeser cepat jika risk appetite asing berbalik.

Highlights:

• Net buy asing konsisten Maret 2026 — estimasi akumulasi Rp160–320 miliar

• Sering muncul bersama ADRO dan ITMG — menandakan likuiditas perhatian institusi asing

• Thematic tailwind dari harga energi global yang volatile dan geopolitik yang belum mereda

• Spin-off dari ADRO memberikan struktur bisnis lebih fokus pada thermal coal

⚠️ Risiko:

• Sangat sensitif terhadap harga batubara global yang bisa berubah cepat

• Kebijakan RKAB dan regulasi minerba domestik — risiko non-fundamental yang sulit diprediksi

• Momentum foreign flow bisa pudar jika terjadi rotasi ke sektor defensif

• Valuasi relatif terhadap ADRO perlu dicermati — risiko diperdagangkan terlalu dekat induk

📰 Sumber:

Investor Daily 13–16 Mar 2026 — net buy asing pada AADI; Bisnis 17 Mar 2026 — Saham EMAS, AADI, hingga BUMI Jadi Incaran Investor Asing; Kontan Maret 2026 — akumulasi asing pada saham blue chip dan komoditas.