PBSA: Stock Split 1:2 Mulai 14 Oktober - Nominal Rp50 Turun Jadi Rp25
nadinugraha
12 Okt 2026
📌 Ringkasan:
PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) melaksanakan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:2 setelah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 18 September 2026. Nilai nominal saham turun dari Rp50 menjadi Rp25 per lembar, sementara jumlah saham yang ditempatkan dan disetor naik dari 3 miliar menjadi 6 miliar lembar dengan total modal ditempatkan dan disetor tetap Rp150 miliar.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan, perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan negosiasi berakhir pada 13 Oktober 2026, sedangkan nilai nominal baru mulai diperdagangkan pada 14 Oktober 2026. Pencatatan pemegang saham yang berhak ditetapkan pada 15 Oktober 2026, dan saham hasil pemecahan didistribusikan melalui subrekening efek di KSEI pada 16 Oktober 2026. Saham PBSA ditutup menguat 9,62% ke Rp855 pada 9 Oktober 2026.
📊 Sentimen: MODERAT POSITIF
Stock split meningkatkan keterjangkauan harga bagi investor ritel dan berpotensi memperbaiki likuiditas perdagangan tanpa mengubah nilai total investasi maupun persentase kepemilikan. Sentimen tetap moderat karena aksi korporasi ini bersifat teknis dan tidak mengubah fundamental, sementara tren harga saham perseroan sejak awal tahun masih negatif.
✅ Highlights:
• Rasio stock split 1:2 dengan nominal turun dari Rp50 menjadi Rp25 per saham.
• Saham beredar meningkat dari 3 miliar menjadi 6 miliar lembar, modal ditempatkan tetap Rp150 miliar.
• Nilai nominal baru mulai diperdagangkan 14 Oktober 2026, distribusi di KSEI 16 Oktober 2026.
• Pemegang saham tidak dikenakan biaya dan persentase kepemilikan tidak berubah.
• Rasio harga terhadap laba 12 bulan terakhir 9,35 kali dengan arus kas bebas kuartalan Rp57 miliar.
⚠️ Risiko:
• Stock split tidak menyelesaikan persoalan fundamental maupun valuasi perseroan.
• Harga saham masih terkoreksi 47,67% sejak awal 2026 dan 32,62% dalam enam bulan terakhir.
• Peningkatan likuiditas yang diharapkan belum tentu terealisasi bila minat pasar lemah.
• Volatilitas harga berpotensi meningkat menjelang dan sesudah tanggal pelaksanaan.
• Rasio harga terhadap nilai buku 3,09 kali relatif tinggi dibandingkan median pasar.
📰 Sumber: KabarBursa.com, 9 Oktober 2026, PBSA akan Lakukan Stock Split, Ini yang Harus Diperhatikan Investor; IDX Channel, 9 Oktober 2026, PBSA Tetapkan Jadwal Stock Split, Bidik Peningkatan Likuiditas Saham; Emitennews, Oktober 2026, PBSA Stock Split 1:2, Nominal Baru Mulai 14 Oktober.