Indosat (ISAT) Laba Naik 13,7%, AI & Neo Cloud Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

nadinugraha

nadinugraha

18 Mei 2026

ISAT

📌 Ringkasan:

Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) mencatat kinerja yang solid di kuartal pertama 2026 dengan pertumbuhan laba bersih 13,7% secara tahunan. Perusahaan membagikan dividen Rp111 per saham — setara yield 5,26% — sekaligus mempercepat strategi bisnis berbasis AI dan Neo Cloud sebagai mesin pendapatan baru. Analis menetapkan target harga Rp3.000 dengan rekomendasi beli.

📊 Sentimen: Bullish

Highlights:

- Laba bersih Q1 2026 naik 13,7% YoY

- Dividen Rp111/saham, total Rp3,57 triliun, dividend yield 5,26%

- Strategi AI & Neo Cloud: ekspansi layanan enterprise dan pusat data

- Target harga analis: Rp3.000, rekomendasi Buy

- ISAT tetap masuk MSCI Global Standard Index pasca-rebalancing

⚠️ Risiko:

- Persaingan ketat dengan Telkomsel (TLKM) dan XL Axiata di segmen data

- Belanja modal (capex) infrastruktur AI berpotensi menekan free cash flow

- Pelemahan rupiah meningkatkan biaya pemeliharaan perangkat jaringan impor

- Pertumbuhan ARPU (average revenue per user) mungkin melambat di semester II

📰 Sumber:

- Bareksa, 8 Mei 2026: "Laba ISAT di Q1 2026 Naik 13,7% & Estimasi Dividend Yield 5,3%, Rekomendasi Saham Buy"

- Bareksa, 11 Mei 2026: "Indosat (ISAT) Bidik Pertumbuhan 2026, AI dan Neo Cloud Jadi Mesin Baru"

- Pojok Papua, 15 Mei 2026: "Analis Rekomendasi Beli Saham ISAT Target Harga Tembus Rp 3.000"

- Ajaib, 6 Mei 2026: "Saham Indosat (ISAT) Tebar Dividen Rp3,57 Triliun, Yield Naik 5,26%!"