AMMN: Turnaround 2026 — Laba Diproyeksi US$1,4 Miliar Seiring Smelter Tembaga Beroperasi

nadinugraha

nadinugraha

25 Mar 2026

AMMN

📌 Ringkasan:

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) berada di titik balik krusial. Setelah mencatat kerugian bersih ~US$54 juta di 2025, kinerja 2026 diproyeksikan berbalik drastis dengan laba bersih mencapai US$1,4 miliar — didukung beroperasinya smelter tembaga terintegrasi.

📊 Sentimen: POSITIF (speculative)

Akhir Maret 2026, investor asing mulai mengakumulasi AMMN. Target produksi konsentrat tembaga 200 ribu ton dinilai achievable oleh analis. Valuasi saham saat ini masih dianggap murah meriah (harga berkisar Rp7.800–11.000 sesuai konsensus analis).

✅ Highlights:

• Proyeksi laba bersih 2026 tembus US$1,4 miliar (vs rugi US$54 juta di 2025)

• Smelter tembaga mulai beroperasi — transformasi dari eksportir konsentrat ke produsen terintegrasi

• Target produksi konsentrat tembaga 200 ribu ton 2026

• Asing mulai masuk mengakumulasi

• Perbaikan kadar bijih (ore grade) dan kapasitas pengolahan

⚠️ Risiko:

• Saham sempat jadi pemberat IHSG (turun >10% pada 13 Maret 2026)

• Volatilitas harga tembaga dan emas global

• Risiko operasional smelter baru

• Sentimen negatif global komoditas dapat menekan harga

📰 Sumber: Kontan Investasi, Insight Kontan, Investor.id, Bisnis.com, TradingView