TINS: Reli Berlanjut ke Rp4.420 - Defisit Timah Global Jadi Bahan Bakar Ujung Tahun

nadinugraha

nadinugraha

7 Sep 2026

TINS

📌 Ringkasan:

Saham PT Timah Tbk ditutup menguat 8,07% pada level Rp4.420 pada perdagangan 4 September 2026, dengan volume transaksi 101,77 juta lembar yang menandakan partisipasi pasar sangat aktif. Penguatan ini memperpanjang reli yang telah menaikkan harga saham ratusan persen dalam setahun terakhir.

Fundamental menopang momentum tersebut. Pendapatan kuartal II-2026 mencapai Rp4,96 triliun, melonjak 133,5% secara tahunan dengan average selling price timah sekitar US$50.480 per ton. Harga timah dunia berada di kisaran US$54.622 per ton, naik sekitar 58% dibanding setahun lalu, ditengah defisit pasokan global sekitar 5.700 ton pada semester I-2026 yang diperkirakan berlanjut hingga akhir tahun.

📊 Sentimen: POSITIF TAKTIS

Momentum harga dan volume mencerminkan minat pasar yang kuat dengan dukungan defisit pasokan nyata, sementara target produksi 2026 sebesar 30.000 ton bijih memberi ruang pertumbuhan pendapatan. Namun setelah kenaikan ratusan persen, posisi ini lebih cocok diperlakukan sebagai perdagangan momentum siklus komoditas dengan disiplin pengaturan risiko, bukan thesis defensif jangka panjang.

Highlights:

• Saham menguat 8,07% ke Rp4.420 dengan volume 101,77 juta lembar pada 4 September 2026

• Harga timah dunia sekitar US$54.622 per ton, naik 58% secara tahunan

• Pendapatan kuartal II-2026 Rp4,96 triliun, melonjak 133,5% YoY

• Defisit pasokan timah global diperkirakan berlanjut hingga akhir 2026

• Target produksi 30.000 ton bijih pada 2026, naik 61% dari realisasi 2025

⚠️ Risiko:

• Kenaikan ratusan persen meningkatkan risiko aksi ambil untung sewaktu-waktu

• Harga timah terkoreksi sekitar 2,4% dalam sebulan terakhir dan bisa memperlambat momentum

• Realisasi produksi bergantung pada cuaca dan perizinan di wilayah operasi

• Valuasi tidak lagi murah setelah reli panjang, dengan rasio harga terhadap nilai buku di kisaran 2,8 kali

• Komersialisasi aset smelter yang dilimpahkan pemerintah masih berjalan dan belum pasti

📰 Sumber: Kontan (15 Agustus 2026) 'Saham Timah (TINS) Telah Naik 279%, Masih Menarikkah Sahamnya Diakumulasi?'; Investor.id (18 Agustus 2026) 'Reli Saham Timah (TINS) Belum Usai, Target Tinggi Menanti'; Yahoo Finance (4 September 2026) data historis harga saham TINS