CDIA: IPO Infrastruktur Grup Prajogo — Valuasi US$1,4 Miliar dengan Dukungan Kekuatan Barito

nadinugraha

nadinugraha

6 Jul 2026

CDIA

📌 Ringkasan:

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), emiten infrastruktur yang didukung oleh konglomerat Prajogo Pangestu melalui Chandra Asri Pacific, resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2025 dengan valuasi mencapai US$1,4 miliar atau Rp23,7 triliun. Dalam IPO ini, perseroan menawarkan hingga 12,4 juta saham baru yang setara dengan 10% kepemilikan pada harga Rp170-190 per saham, berhasil menghimpun dana hingga Rp2,37 triliun.

Chandra Daya Investasi mengoperasikan pembangkit listrik berkapasitas 120 megawatt di luar Jakarta dan memasok listrik ke lebih dari 200 perusahaan serta 1.600 rumah. Setelah IPO, kepemilikan Chandra Asri Pacific berkurang menjadi 60%, sementara Phoenix BV, unit dari Electricity Generating Public Company Thailand, akan menguasai 30%. Dana yang dihimpun akan digunakan untuk ekspansi operasi logistik dan pelabuhan, termasuk tujuh kapal yang membawa bahan kimia dan gas serta dua dermaga untuk menangani kapal berukuran besar.

📊 Sentimen: POSITIF

IPO CDIA menarik minat pasar karena didukung oleh Grup Prajogo Pangestu, salah satu konglomerat terkaya di Indonesia, melalui Chandra Asri Pacific dan jaringan Barito Pacific. Model bisnis infrastruktur energi dan logistik dengan aset pendukung yang solid (pembangkit listrik, kapal, dermaga) memberikan cash flow yang relatif stabil. Valuasi US$1,4 miliar dan ekspansi operasi logistik-pelabuhan menunjukkan outlook pertumbuhan jangka panjang. Risiko terletak pada ketergantungan pada pelanggan industri tertentu dan sensitivitas terhadap harga energi.

Highlights:

• IPO 8 Juli 2025 dengan valuasi US$1,4 miliar (Rp23,7 triliun)

• Menghimpun dana Rp2,37 triliun dari penawaran 10% saham

• Mengoperasikan pembangkit listrik 120 MW untuk 200+ perusahaan

• Didukung Grup Prajogo Pangestu (Chandra Asri Pacific 60%)

• Ekspansi logistik dan pelabuhan dengan 7 kapal dan 2 dermaga

⚠️ Risiko:

• Ketergantungan pada pelanggan industri tertentu (concentrated customer base)

• Sensitivitas terhadap harga energi dan bahan kimia

• Kompetisi di sektor infrastruktur energi dan logistik

• Risiko operasional di sektor pembangkit listrik dan pelabuhan

• Ketergantungan pada Grup Prajogo untuk struktur kepemilikan

📰 Sumber: Forbes (Indonesian Billionaire Prajogo Pangestu's Chandra Daya IPO Values Company At $1.4 Billion, Juni 2025); Chandra Asri Press Release (PT Chandra Daya Investasi Tbk Resmi Tercatat di BEI, Juli 2025); IPO Prospectus CDIA 2025