DCII: Kinerja Solid, Laba Melesat 83,5% — Momentum Pertumbuhan Data Center Indonesia

nadinugraha

nadinugraha

6 Jul 2026

DCII

📌 Ringkasan:

PT DCI Indonesia Tbk (DCII), emiten data center milik Otto Toto Sugiri, membukukan pertumbuhan kinerja yang impresif dengan laba bersih mencapai Rp825 miliar hingga September 2025, naik tajam 83,5% secara tahunan. Kenaikan laba ini mendorong laba per saham (EPS) ke level Rp346 dari Rp189 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan perusahaan tumbuh 74,4% menjadi Rp1,9 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.

Segmen jasa colocation mendominasi pendapatan dengan kontribusi 93,2% atau Rp1,8 triliun, menegaskan posisi DCII sebagai pemain utama dalam industri data center Indonesia. Total aset perusahaan mencapai Rp5,7 triliun per 30 September 2025, naik dari Rp4,8 triliun pada akhir Desember 2024, didukung oleh perluasan kapasitas dan investasi infrastruktur yang agresif.

📊 Sentimen: POSITIF

Pertumbuhan laba yang kuat dan dominasi di segmen colocation menunjukkan fundamental yang solid untuk DCII. Katalis pertumbuhan didukung oleh tren adopsi digital yang terus meningkat, permintaan data center yang melonjak, dan ekspansi kapasitas yang agresif. Risiko potensial terletak pada biaya operasional yang meningkat dan margin yang sedikit menurun dari 57,2% menjadi 56,1%.

Highlights:

• Laba bersih Q1-Q3 2025 Rp825 miliar, naik 83,5% YoY

• Pendapatan tumbuh 74,4% menjadi Rp1,9 triliun

• Segmen colocation mendominasi 93,2% pendapatan (Rp1,8 triliun)

• Total aset Rp5,7 triliun, naik dari Rp4,8 triliun (Des 2024)

• EPS meningkat ke Rp346 dari Rp189

⚠️ Risiko:

• Margin laba bruto sedikit menurun dari 57,2% ke 56,1%

• Beban pokok naik 78,8% menjadi Rp844,1 miliar

• Total liabilitas meningkat menjadi Rp1,9 triliun

• Kompetisi di industri data center yang semakin ketat

• Terpengaruh tren teknologi dan permintaan cloud computing

📰 Sumber: IDNFinancials (Laba DCII hingga September 2025 melesat 83,5%, Oktober 2025); Investor.id (Laba Emiten Toto Sugiri Melesat 83,53%, Oktober 2025); DCI Indonesia Financial Report Q3 2025