ADHI: Kontrak Baru Rp8,3 Triliun Melonjak 118% - Order Book Menyala, Tinggal Menunggu Konversi Kinerja
nadinugraha
7 Sep 2026
📌 Ringkasan:
PT Adhi Karya (Persero) Tbk membukukan perolehan kontrak baru sebesar Rp8,3 triliun hingga Juli 2026, melonjak 118,4% secara tahunan. Sekitar 70% kontrak berasal dari proyek pemerintah, didominasi sektor konstruksi dan infrastruktur yang memberikan visibilitas pendapatan lebih panjang.
Lonjakan order intake ini menjadi sinyal pemulihan bagi BUMN konstruksi yang setahun terakhir tertekan. Sebagai konteks, pendapatan usaha ADHI pada semester I-2026 masih terkoreksi 18,4% menjadi Rp3,11 triliun dengan laba bersih tipis Rp8,49 miliar, sehingga kekuatan kontrak baru ini baru akan tercermin pada kinerja semester II-2026 dan seterusnya.
📊 Sentimen: MODERAT POSITIF
Order book yang membengkak merupakan katalis riil dan tervalidasi, bukan sekadar wacana. Namun level sentimen tidak dinaikkan penuh karena konversi kontrak menjadi pendapatan membutuhkan waktu, margin proyek pemerintah relatif tipis, dan struktur utang perusahaan masih berat. Pasar kemungkinan memberi premi bertahap seiring realisasi progres proyek.
✅ Highlights:
• Kontrak baru Rp8,3 triliun hingga Juli 2026, tumbuh 118,4% YoY
• 70% berasal dari proyek pemerintah dengan pendanaan relatif pasti
• Dominasi proyek infrastruktur memperpanjang visibilitas pendapatan hingga 2027
• Basis pendapatan semester I yang rendah membuat pertumbuhan semester II berpotensi terlihat signifikan
• Kandidat penerima manfaat utama percepatan belanja infrastruktur pemerintah
⚠️ Risiko:
• Pendapatan semester I-2026 masih anjlok 18,4% YoY dengan laba tipis Rp8,49 miliar
• Beban utang dan biaya finansial tinggi menekan profitabilitas
• Margin proyek konstruksi pemerintah tipis dan rawan pembengkakan biaya
• Risiko keterlambatan pembayaran termin dari badan usaha pemerintah
• Eksekusi proyek rawan terganggu ketersediaan material dan tenaga kerja
📰 Sumber: Bisnis.com (4 September 2026) 'ADHI Kantongi Kontrak Baru Rp8,3 Triliun, Naik 118,4% per Juli 2026'; Kontan (4 September 2026) 'Kontrak Baru Adhi Karya Naik 118,4% per Juli 2026'; Kompas.com (4 September 2026) 'Hingga Juli 2026, ADHI Karya Bukukan Kontrak Baru Rp8,3 Triliun'