"You Can't Manage What You Can't Measure" - Pantau Kinerja Portfolio Secara Komprehensif dengan BullishPick

nadinugraha

nadinugraha

19 Mar 2025

"You Can't Manage What You Can't Measure"

Kutipan dari Peter Drucker kiranya masih cukup relevan untuk saya sebagai salah satu investor di pasar modal Indonesia, bahwa pemantauan kinerja portfolio saham merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam berinvestasi.

"Pemantauan kinerja portfolio yang benar akan memastikan bahwa strategi investasi kita masih sesuai dengan tujuan finansial kita."

Ada beberapa hal yang menurut saya penting untuk dipantau dalam sebuah portfolio, yaitu:

✅Pemantauan total nilai portofolio dari waktu ke waktu,

✅Laporan kinerja setiap transaksi trading: Profit & Loss,

✅Perbandingan kinerja Portfolio dengan index misalnya IDX & LQ45,

✅Laporan mutasi transaksi cash dan mutasi

Selama saya bergabung menjadi nasabah di beberapa sekuritas, saya belum menemui fitur di aplikasi sekuritas yang bisa memenuhi kebutuhan saya tersebut di atas. Cara termudah memantau kinerja adalah melakukan pencatatan manual di spreadsheet, misalnya di MS Excel atau aplikasi lainnya yang sejenis.

Memiliki background sebagai seorang application developer, saya berinisiatif mengembangkan sebuah aplikasi yang dapat mencatat dan memantau kinerja portfolio sesuai kebutuhan saya tersebut di atas. Dan akhirnya hadirlah BullishPick, dengan satu modul yang unique yang saya sebut modul Portfolio. Berikut adalah penjelasan fitur-fitur yang disediakan oleh modul Portfolio ini:

PENTING :

BullishPick bukanlah platform untuk jual-beli saham dan tidak melibatkan transaksi uang, melainkan aplikasi yang bertujuan untuk kebutuhan proses analisa sebelum berinvestasi di sebuah saham emiten, pencatatan pribadi portfolio Anda, dan pemantauan kinerjanya.

1. Pemantauan Total Nilai Portfolio Dari Waktu ke Waktu

Saya termasuk tipe investor yang sangat memperhatikan pertumbuhan portfolio saya dari waktu ke waktu baik dalam periode harian, bulanan, atau tahunan. Ini mirip dengan konsep laporan mutasi saldo yang biasa kita dapat dari bank statement. Kita ambil contoh kasus dari Sample Portfolio yang ada di aplikasi BullishPick di bawah ini:

Journal image

Pada gambar di atas, ada sebuah contoh portfolio dengan modal awal uang cash per tanggal 21 Februari 2025 sebesar Rp 100.000.000. Pada tanggal 2 Maret 2025, nilai Total Portfolio berubah menjadi sebesar Rp. 92.050.000 dimana nilai total ini terdiri dari nilai cash sebesar Rp 30.455.000 ditambah nilai saham yang dimiliki yang terdiri dari BBRI, BBCA, ABMM, dan PGAS yang apabila dijumlah menjadi Rp 61.595.000. Dan kebetulan per penutupan transaksi tanggal 28 Februari 2025, nilai saham keempat emiten tersebut turun hingga secara total portfolio ini mengalami kerugian sejumlah Rp -7.950.000 dari modal awal sebesar Rp 100.000.000.

Jika saya ingin menampilkan kinerja portfolio saya untuk 90 hari terakhir sejak tanggal 21 Februari 2025 hingga 2 Maret 2025, maka saya cukup membuka Laporan Kinerja Portfolio di BullishPick seperti di gambar bawah:

Journal image

Akan tampil pergerakan kinerja harian portfolio saya yang mirip dengan mutasi saldo di bank statement, dimulai dari nilai awal portfolio (Beg. Portfolio Total (Rp)) hingga nilai akhir portfolio (End. Portfolio Total (Rp)) per hari. Di kolom kanan, ada informasi Cash Movement, Profit (Rp), dan Profit (%). Kolom Profit adalah nilai nominal profit/loss saya di hari tersebut dan Profit (%) adalah nilai persentase profit/loss yang apabila dijumlah akan sesuai dengan total profit/loss portfolio sebesar Rp -7.950.000 di atas. Kolom Cash Movement adalah nilai pergerakan cash (baik cash injection atau cash withdrawal) ke dalam akun sekuritas yang tidak dihitung sebagai bagian kinerja portfolio di periode tersebut. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh sederhana lainnya sebagai berikut:

Contoh kasus:

  1. Saya membuka akun sekuritas dengan modal awal Rp 1.000.000
  2. Saya beli saham BBCA sebanyak 100 lembar di harga Rp 9.000, maka nilai investasi saham saya berjumlah Rp 900.000 dengan sisa cash sejumlah Rp 100.000 (asumsi tidak ada brokerage fee untuk sekuritas).
  3. Esoknya, nilai saham BBCA naik menjadi Rp 9.100 per lembar, maka nilai portfolio saya menjadi Rp 910.000 + Rp 100.000 = Rp 1.010.000 atau kinerja profit saya pada hari itu naik 1%.
  4. Apabila pada hari itu saya menambahkan cash ke dalam akun sekuritas sejumlah Rp 500.000, maka tambahan cash ini tidak akan diperhitungkan sebagai kinerja portfolio melainkan akan masuk ke dalam kolom Cash Movement. Jadi kolom End. Portfolio Total (Rp) saya di hari itu bukanlah menjadi Rp 1.510.000 karena adanya cash injection, melainkan tetap Rp 1.010.000 dengan nilai Cash Movement sebesar Rp 500.000 sehingga perhitungan profit saya pada hari itu tetap 1%.
  5. Cash injection sebesar Rp 500.000 ini akan ditambahkan sebagai bagian dari beginning balance portfolio untuk hari berikutnya yang pada akhirnya baru boleh diperhitungkan sebagai bagian dari kinerja portfolio.
  6. Konsep ini berlaku untuk laporan kinerja dengan pilihan periode lain (90 hari terakhir, 12 bulan terakhir, atau 5 tahun terakhir).

Selain laporan tabular seperti di atas, tersedia juga laporan kinerja dalam format grafik seperti gambar berikut:

Journal image

2. Laporan Kinerja Setiap Transaksi: Profit & Loss

Fitur laporan ini akan lebih jelas dengan contoh kasus berikut.

Contoh kasus:

  1. Pada 2 Januari 2025, saya membeli 400 lembar saham BBRI di harga Rp 4.110.
  2. Kemudian, pada 3 Januari 2025, saya menambah 200 lembar saham BBRI di harga Rp 4.190, sehingga average cost menjadi Rp 4.137
  3. Tapi, karena kondisi market sedang tidak baik, harga BBRI hingga tanggal 28 Februari 2025 di Rp 3.360 per lembar, saya memiliki unrealized gain/loss sebesar Rp -777 per lembar, atau -18.78% , dan total akumulasi kerugian sebesar Rp -466.000
  4. Holding period atas saham BBRI ini sejak awal beli hingga tanggal 28 Februari 2025 adalah 2 bulan.

Karena BullishPick adalah aplikasi pencatatan -- bukan aplikasi trading yang terhubung secara online dengan sekuritas -- saya perlu mencatat setiap action atas saham BBRI di atas di aplikasi BullishPick.

Lewat laporan Trading Information dan Laporan Kinerja Transaksi Jual Beli Saham Emiten di BullishPick, kita bisa mengetahui bagaimana performa trading BBRI kita apakah menghasilkan profit atau loss.

Berikut ilustrasi laporan Trading Information:

Journal image

Dan berikut adalah contoh tampilan Laporan Kinerja Transaksi Jual Beli Saham Emiten khusus untuk saham yang sudah kita jual semua kepemilikannya (dalam hal ini sebagai contoh adalah saham BSDE):

Journal image

Singkatnya, Trading Information dan Laporan Kinerja Transaksi Jual Beli Saham Emiten menampilkan secara lengkap siklus kepemilikan saham sebagai berikut:

✅Kapan kita pertama kali membeli saham emiten bersangkutan (initial trade),

✅Berapa lama kita sudah memiliki saham tersebut (holding period),

✅Pembelian saham tambahan atau penjualan sebagian saham beserta nilai profit/loss-nya,

Unrealized gain/loss,

✅Hingga saat kita menjual semua saham emiten tersebut (final trade) beserta nilai profit/loss-nya

3. Perbandingan Kinerja Portfolio dengan IDX & LQ45

Fitur unique lain dari modul Portfolio di aplikasi BullishPick adalah perbandingan kinerja (dalam persentase) antara portfolio kita dengan kinerja IDX dan Indeks LQ45. Apakah komposisi saham-saham emiten di portfolio kita sejauh ini kinerjanya lebih unggul dibandingkan IDX atau LQ45? Dengan fitur perbandingan kinerja ini, kita bisa mengetahui apakah strategi investasi kita sudah di arah yang benar atau kurang optimal sehingga perlu penyesuaian lagi.

Journal image

Sama dengan laporan kinerja sebelumnya, kita bisa memilih jenis periode laporan (90 hari terakhir, 12 bulan terakhir, atau 5 tahun terakhir).

4. Laporan Mutasi Transaksi Mutasi Cash dan Komisi

Pergerakan cash dan komisi (brokerage fee) menurut saya adalah hal yang penting untuk selalu dipantau. Saya sebagai seorang investor perlu mengetahui kapan saja saya pernah melakukan cash injection atau cash withdrawal ke akun sekuritas saya. Komisi sekuritas menurut saya juga penting untuk diperhatikan. Semakin sering kita melakukan transaksi jual dan beli, tanpa sadar nilai akumulasi komisi juga akan bertambah besar.

BullishPick menyediakan fasilitas untuk investor untuk memantau mutasi cash dan komisi seperti contoh ilustrasi berikut:

Journal image

Nilai komisi (Rp) di atas akan otomatis terisi apabila kita aktifkan fitur komisi di setting portfolio dengan mengisi nilai persentase di Buy Commission (%) dan Sell Commission (%)

Journal image

Penutup

BullishPick hadir dengan berbagai fitur yang sangat membantu investor dalam pemantauan kinerja portfolio. Bagi teman-teman yang ingin tahu lebih jauh jenis-jenis laporan dari modul Portfolio ini, bisa join sebagai member BullishPick secara gratis dan gunakan Sample Portfolio yang tersedia untuk testing berbagai macam laporan.

Untuk teman-teman yang ingin manage portfolio pribadi di BullishPick, modul Portfolio tersedia gratis akan tetapi dengan batasan 1 portfolio dengan maksimum 2 emiten dalam portfolio. Jika ingin mencoba full features tanpa batasan, tersedia trial 30 hari untuk mencoba dan selanjutnya teman-teman bisa memutuskan apakah modul Portfolio ini sesuai dengan kebutuhan dengan berlangganan PAKET PRO.

Selamat berinvestasi...

BULLISHPICK -- Smarter Picks, Bullish Growth --